F1 Akan Dibatalkan pada tahun 2020

F1 Akan Dibatalkan pada tahun 2020

F1 Akan Dibatalkan pada tahun 2020. Seorang mantan bos F1 telah menyarankan bahwa musim balapan sekarang sudah berakhir, dan jika itu benar, maka balapan pertama musim berikutnya telah dibatalkan. Jika itu benar, maka masa depan tampak suram bagi F1.

Ferrari baru saja mengumumkan bahwa mereka tidak akan memasuki musim, mengklaim akan menggunakan uang hadiahnya untuk mendanai program pengembangan lainnya. McLaren juga menarik diri dari balapan akhir pekan. Karena itu, sepertinya musim Formula Satu 2020 sudah berakhir.

Mengapa Balap Di Eropa Bisa Dibatalkan

Jelas, ada banyak alasan mengapa balap di Eropa bisa dibatalkan. Memang, salah satu alasan itu bisa jadi adalah ketakutan akan protes Inggris.

Parlemen Inggris baru saja mengesahkan undang-undang yang akan mencegah tim asing memasuki perlombaan, serta menjadikannya persyaratan bahwa perlombaan harus diadakan di Inggris. Dengan cara itu, balapan sekarang sangat tidak mungkin terjadi.

Balapan Berikutnya Adalah Di Kanada

Jika balapan dibatalkan, balapan berikutnya adalah di Kanada, dan itu kemungkinan akan terjadi pada bulan November atau Desember. Itu akan memakan waktu kurang dari dua bulan bagi tim untuk mempersiapkan.
Namun, mesin turbo hybrid saat ini yang digunakan oleh tim dapat membantu dalam persiapan untuk mobil baru. Mereka lebih kuat dan lebih efisien, dan itu adalah sesuatu yang akan menguntungkan semua orang. Namun, untuk beberapa tim, dunia F1 mungkin terlalu berbeda dari yang biasa mereka lakukan.

Salah satu potensi jebakan untuk F1 adalah jika jumlah tim berkurang. Banyak orang ingin melihat lebih banyak balapan, karena olahraga ini sangat populer di seluruh dunia. Namun, jika lebih sedikit tim yang ikut, maka jumlah liputan televisi akan lebih kecil, sehingga berpotensi mengurangi minat terhadap olahraga.

Membuat Mobil Untuk F1

Memang, Parlemen Inggris memilih mendukung langkah ini. Tampaknya, industri sedang mencari produsen yang berbasis di Inggris untuk membuat mobil untuk F1, yang dapat mereka tawarkan kepada tim berdasarkan pesanan.
RUU tersebut sekarang harus disetujui oleh pemerintah Inggris sebelum dapat diimplementasikan. Namun, itu bisa mempengaruhi semua tim di F1 dalam beberapa cara.

Tetapi Parlemen Inggris mendorong untuk pengenalan sistem hybrid di grid. Ini akan memungkinkan pengemudi untuk menghemat bahan bakar saat mereka berkeliling trek dan karenanya mengurangi biaya.

Tidak hanya itu, mesin hybrid akan meningkatkan kondisi lintasan, dan para pengemudi akan dapat menikmati seluruh speedway seperti di masa lalu. Masa depan terlihat lebih cerah dari sebelumnya untuk penggemar F1.
Jadi sementara Parlemen Inggris tidak terlalu menyukai olahraga ini, mudah-mudahan mereka akan berubah pikiran begitu musim dimulai. Apapun, sepertinya F1 akan hilang pada akhir tahun.

Lebih baik kita hentikan saja musim balapan tahun ini dan akan kembali lagi pada tahun depan. Kata Ecclestone kepada BBC Radio Five Live.

Karena menurut saya, rasanya amat tidak mungkin bisa melakukan jumlah balapan yang cukup untuk dapat disebut sebagai kejuaraan dunia.

Harus ada paling sedikit delapan balapan, dan rasanya tak mungkin hal itu dapat terwujud. Situasinya untuk saat ini amat rumit, ujar pebisnis berusia 89 tahun itu.

Ancaman Bagi Nasib Penyelenggaraan F1

Hal itu pun menjadi ancaman bagi nasib penyelenggaraan F1. Menurut peraturan atau aturan resmi, satu musim balapan baru akan dianggap sebagai sebuah kejuaraan dunia jika ada minimal delapan seri balapan yang sudah terlaksana atau sudah di jalankan.

Demikian adalah artikel tentang Formula 1 yang sudah kami buat untuk para pembaca sekalian. Semoga artikel ini bermanfaat bagi seluruh pembaca kami. Semoga kami tetap konsisten untuk terus membuat artikjel tentang olahraga.

Author Image
Elmar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *